4 Hal Yang Dapat Kau Lakukan Ketika Candu Dari Sosial Media

Banyak orang menerka bahwa mereka benar-benar tidak sanggup hidup tanpa sosial media. Setiap hari, mulai dari bangkit tidur sampai menutup mata kembali malam harinya, kita selalu update dengan status terbaru teman, foto selfie mereka, dan hari ulang tahun sahabat lama. Bahkan hidup terasa hampa ketika tidak stalking timeline gebetan (hehehe, abaikan). Baik sebagai pelaku maupun pengamat di sosial media, kita benar-benar tak sanggup lepas dari godaan sosial media yang terkutuk alasannya memang sudah mendarah daging dalam diri kita. Duh!

Padahal, kita sanggup kok hidup tanpa sosial media. Serius! Kamu sanggup lepas dari rasa ingin tahu yang besar perihal apa yang dimakan temanmu tadi waktu lunch, kau sanggup sehat-gembira-ceria tanpa terganggu iklan olshop, dan kau akan semakin pandai bila meninggalkan kebiasaan mengisi otakmu dengan status sampah. Itu semua hanya sanggup terjadi bila kau benar-benar berkomitmen untuk menarik diri sejenak dari keriuhan dunia maya.

Coba kau bayangkan, sebuah dunia yang senyap dan menenangkan. Udara bersih, dan kicau burung. Segelas kopi panas lengkap dengan camilan manis yummy dan sebuah buku bagus. Bayangkan kehidupan yang jauh dari hingar bingar status celaan, keluhan, dan curahan hati teman-teman kita di media sosial. Bayangkan kau menikmati buah-buahan yang kau beli dari hasil tawar-menawar di pasar tradisional, bukan dari online shop. Bayangkan… Bayangkan… dan bayangkan… *bukan hipnotis*

Jika kau merindukan itu semua, bersiaplah untuk hiatus dari media sosial. FYI, hiatus berasal dari bahasa Latin, yakni hiatus, artinya gotong royong yakni gap atau bila diartikan dalam Bahasa Indonesia setara dengan celah, atau renggangan. Hiatus dari Sosial media berarti berhenti mengakses sosial media untuk sementara waktu atau tidak sama sekali.
Waduh! Seperti mimpi jelek saja ya? Tidak kok. Justru, dengan melaksanakan hiatus, kau bakalan dapet banyak hal. Berikut ini Izwie bakal kasih tahu bahwa ada 4 hal yang sanggup kau lakukan ketika hiatus dari sosial media. Apa saja? Mari kita simak!

1. Lebih Menghargai Persahabatan

benar tidak sanggup hidup tanpa sosial media 4 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Hiatus Dari Sosial Media

Berkutat di sosial media menciptakan kita sering kali mengabaikan kekerabatan kita dengan orang-orang yang hadir di kehidupan faktual kita. Saat kau berhenti menjadi ‘aktivis’ sosial media (apapun itu), kau akan mulai menemukan makna kekerabatan dengan orang lain dengan mencari mereka di dunia nyata.

Datangi sahabatmu, lakukan hal-hal seru yang hanya sanggup dilakukan secara fisik ibarat jalan-jalan, makan bareng, masak bareng, hiking/camping, do your hobby with friends, mengembangkan pengalaman, dan sebagainya. Kamu akan mengerti bahwa ada yang tak sanggup digantikan oleh keyboard virtual dan emoticon atau sticker.

Setelah kau meninggalkan dunia maya selama beberapa waktu, kau juga akan lebih menghargai persahabatanmu dengan teman-teman dunia maya yang kau “putuskan paksa” selama kau hiatus. Kamu bakalan kangen dengan mereka, tidak ibarat ketika ungkapan keberadaanmu diwakili tombol like or love.

2. Ternyata, Kamu Punya Banyak Waktu Luang!

benar tidak sanggup hidup tanpa sosial media 4 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Hiatus Dari Sosial Media

Kamu merasa jenuh dengan rutinitasmu di dunia maya? Merasa waktumu sedemikian sedikit sedangkan banyak hal yang belum kau kerjakan? Dengan hiatus, kau akan merasa lebih bebas dan sadar bahwa kau punya banyak waktu luang.

Kamu sanggup membaca buku dengan damai tanpa harus memikirkan akibat komentar yang tak kunjung tiba walau layar sudah kau refresh puluhan kali. Kamu sanggup menjajal resep gres bersama mama kau dan menikmati kesannya tanpa harus sibuk tweetpic setelah masakanmu jadi. Kamu sanggup tidur lelap dan berkualitas tanpa terganggu berapa banyak like pada foto profil terbarumu. Kamu sanggup punya banyak waktu luang hanya dengan memangkas salah satu pencuri waktu terbesarmu (baca: media sosial).

3. Berbagi Itu Tak Perlu Berlebihan

benar tidak sanggup hidup tanpa sosial media 4 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Hiatus Dari Sosial Media

Membagikan sesuatu di media umum lazimnya menciptakan orang merasa lega alasannya sudah mengatakan dirinya dan acara kehidupannya pada orang lain. Namun, membagikan kehidupan pribadimu secara berlebihan (overshare) justru akan membuatmu jadi lebay dan menciptakan orang lain jengah.

Dengan berhenti sejenak dari sosial media, kau akan lebih bijak perihal apa yang pantas dibagi dan apa yang tidak. Kadang, kehidupan kita lebih nikmat bila kita nikmati sendiri atau bersama keluarga, daripada diumbar ke orang lain.

4. Merasa Cukup

benar tidak sanggup hidup tanpa sosial media 4 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Hiatus Dari Sosial Media

Dengan hengkang beberapa waktu dari media sosial, kau akan merasa cukup dengan kehidupanmu di hari itu. Kamu tidak akan praktis ‘panas’ bila temanmu pamer makan malam di restoran baru. Kamu nggak akan buang-buang uang untuk sebuah tas keren branded yang dijual online shop, yang gotong royong kau nggak butuh itu. Kamu akan lebih banyak bersyukur dengan apa yang kau miliki, waktu yang tersedia, dan kesempatan untuk menikmati hidup.

Hiatus sendiri tidak ada batas waktu yang pasti. Kamu sanggup memilih sendiri, kau ingin tidak terhubung selama berapa lama. Mau sebulan atau setahun terserah kamu. Jika kau tidak sanggup sepenuhnya tidak terkoneksi (karena alasan pekerjaan misalnya), kau sanggup membuka satu jalur komunikasi, sehingga orang lain tetap sanggup menghubungi kau kapan saja.

Are you ready to hiatus for a while?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *